Posts

Showing posts from August, 2016

Sejak Dulu Saya Terbiasa Mencintai

Sejak dulu saya mencintai bahasa. Apapun jenis, bentuk, media, cara penyampaian, tujuan, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan itu.
Sejak kecil saya mulai mengenal Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu, jatuh cinta dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, dan akrab dengan Bahasa Batak sebagai bahasa daerah.
Sejak duduk di bangku sekolah menengah saya mulai tertarik dengan Bahasa Perancis, Bahasa Jepang, dan Bahasa Jerman.
"Sejak dulu saya mencintai bahasa." demikian jawaban saya saat orang menanyakan alasan saya ingin sekali kuliah mengambil jurusan bahasa atau sastra.
Mereka tertawa. Mungkin menurut mereka tidak ada artinya.
Sejak berhasil kuliah di jurusan yang saya inginkan, ternyata saya semakin mencintai bahasa terlebih dalam hal permainan kata dan penjabaran maksud di baliknya.
"Sejak dulu saya mencintai bahasa." demikian jawaban saya saat rekan sekerja kerap menanyakan mengapa saya tidak mengambil jurusan kuliah yang sesuai dengan ruang lingkup pekerja…

Mencari Distraksi

Ini adalah sebuah kisah sederhana tentang gambaran identitas yang cukup marak di dunia maya.
Tempat di mana siapapun (seolah) bisa menjadi apapun. Tempat di mana rasa terkadang bukan lagi sebuah pilihan melainkan paksaan. Tempat di mana hidup bisa terasa menjadi begitu mudah atau justru kebalikannya. Tempat di mana orang keluar dari dunia nyata atas dasar mencari distraksi.
***
Pencinta kopi
Dia bilang dia pencinta kopi tapi paginya seperti tak pernah dimulai dengan menyeduh minuman panas berwarna hitam pekat itu.
Menghabiskan hari-harinya di bawah jembatan layang ibukota membuatnya menganggap kopi adalah sebuah kemewahan. Sesuatu yang selalu dia lihat setiap pagi berada dalam genggaman para pekerja di sebuah gedung perkantoran di dekat jembatan.
Baginya sesekali lewat dan menghirup aroma kuat kopi dari balik kedai kopi yang berada tak jauh dari jembatan, tanpa tahu rasanya, sudah cukup menjadi semacam penambah semangat baginya.
Mimpinya, duduk diam menikmati kopi hitam dalam sebuah cangkir ku…

Meanwhile...

A man took a girl to a party.

On their way home, the girl was so happy she wanted to tell everyone about him.

She texted him "thanks for the party. Good night. :)" before falling asleep smilingly.

The man was also very happy. Again, none of his friends noticed him taking a (different) girl tonight.

He opened his favorite dating apps before falling asleep smilingly.

The Confession

Ketika dia yang kau pikir datang untuk menjadi harapan terakhirmu ternyata perlahan memudar dan menghilang, apakah kau masih percaya dengan adanya kepercayaan? Ketika dia yang kau kira telah berhasil menyembuhkan segala lukamu ternyata sebenarnya hanyalah racun yang menggerogoti dirimu, apakah kau masih mampu berkata sakit? Ketika dia yang kau mau habiskan hari-harimu bersamanya ternyata malah menghentikan langkah di salah satu hari, apakah kau masih siap untuk memulai hari lain?
Ini bukan cerita tentang jatuh cinta, karena kata jatuh terlalu identik dengan rasa sakit. Ini juga bukan cerita tentang patah hati, karena kata patah terlalu identik dengan yang tak lagi utuh.
Ini tentang hati, entah apakah terdapat juga cinta di dalamnya.
***
Sepertinya empat tahun cukup untuk membuatku yakin dengan perasaanku, tapi entah bagaimana dengan perasaanmu. Setelah mempertimbangkannya selama beberapa bulan terakhir aku tahu inilah saat yang tepat untuk mengungkapkannya. Ya, aku akan mengatakannya padamu.…

Tentang Hujan

Aku tidak suka hujan.

Entah kenapa, pokoknya aku tidak suka hujan.
Banyak orang di luar sana yang melabeli dirinya sebagai pencinta hujan.
Aku tidak tahu definisi cinta yang mereka maksud. Apa saat hujan datang mereka akan begitu gembira? Apa saat hujan berhenti atau tidak turun mereka akan bersedih atau merindukannya semikian rupa?
Aku tidak tahu cara mereka mengekspresikan cintanya terhadap hujan. Apa mereka selalu menyambut hujan dengan menari bebas? Apa mereka sekadar merangkai sajak berisi kata-kata indah?
Aku tidak tahu apa yang dimiliki hujan sehingga banyak orang yang begitu mencintanya. Apa karena aromapetrichoryang katanya bisa menenangkan? Apa karena suara tetesannya yang seolah meredam bising di pikiran?
Hujan, terlebih yang turun saat aku sedang berada di luar rumah, hanyalah membawa kerepotan dan kepanikan. Aku tidak suka jika harus naik-turun kendaraan umum atau berjalan di tengah hujan. Aku tidak suka mereka yang selalu menganggap selama ada payung maka semua akan baik-baik saja. Aku…