Posts

Resolusi

Sudah tahun baru, lakukanlah ini dan itu.
Sudah tahun baru, mulailah melihat dunia luar.
Sudah tahun baru, jujurlah dengan perasaanmu.
Sudah tahun baru, tersenyumlah.
Sudah tahun baru, keluarkan sampah di kepalamu.
Sudah tahun baru, melangkahlah sedikit lebih jauh.
Sudah tahun baru, lupakan apa yang seharusnya.
Sudah tahun baru, lepaskan yang selama ini membuat terikat.
Sudah tahun baru, beristirahatlah sesukamu.
Sudah tahun baru, jangan lagi sering menangis.
Sudah tahun baru, belajarlah untuk bahagia.
Sudah tahun baru, kenali dirimu.

A Proper Closure

I am sorry for all you've been through during 2018.

I am sorry for all the broken promises you had in the beginning of the year.
I am sorry for the nights you stayed up alone, trembling and crying silently.
I am sorry for wasting your time on the wrong people for the sake of something new.
I am sorry for ignoring you, giving up for too many times.
I am sorry for not even know how to please you, how to get chill, and stuff.
I am sorry for getting you trapped in your walls.
I am sorry for keep making you believe that happiness is a myth.
I am sorry for letting you lose your trust and fill your head with what if's.
I am sorry for this kind of life you have to live, seems unbearable but you have to keep going.
Now here we are, survived the whole year.
Be strong, since 2019 is coming.

Dear Santa...

"Since Christmas was over, are you really not coming and giving me something sweet? Again?

I am not saying that I've been a good one for the whole year, but...
What does 'good' means, anyway? To whom?
When it comes about personal, like self-love, I guess it's acceptable for you not to count me in.
But I cried a lot this year. No, it's even way too much.

Thought I deserve a thing or two to cheer me up. No?

Ahh.. Is it because I keep saying that 'happiness is a myth'? As if I refuse the fact that you exist?

Okay whatever with being good and stuff. I just love the way you look, anyway. You make me survive December and I thank you for that."

Baper

Hari itu aku menangis.
Lalu kamu datang dan aku merasa bahwa semua bisa baik-baik saja.

Hari ini aku menangis.
Saat kamu pergi dan aku merasa bahwa semua bisa baik-baik saja.

A Farewell Note

I was serious when I talked about a chance to get better with you.
Turned out that I was wrong and damn it hurts.

Never knew that it would be this much.
Almost unbearable.

Leaving me with why's and what if's.

I am not surprised but still, this heart-ache is killing me.

You are pretty good to make me feel bad enough about myself.
I thank and congratulate you for that.

If only I could turn back time, I still want to redo what we shared together cause that was the first time I felt alive since I don't know.

Cheers and good luck for your life.

Tanggal Cantik

Tanggal satu bulan sebelas

Hari ini kami pergi piknik ke kebun binatang.
Dia yang menyiapkan makanannya sementara saya yang membuat daftar makanannya.

Hari ini kami menyatu dengan kerumunan orang yang bersiap untuk melihat-lihat dan berjalan-jalan.
Saya kegirangan bermain balon tiup yang terbuat dari air sabun sementara dia berdiri kepanasan di antrean pembelian tiket masuk.

Hari ini adalah idenya.
Tempat ini dan tanggal ini.

Hari ini mudah diingat katanya.

Hari ini kami bersenang-senang.

🍂🍂🍂
Tanggal sepuluh bulan sebelas
Hari itu kami tak lagi saling bicara.
Hari itu saya masih mengingat piknik kami yang terakhir.
Hari itu dia ada di pikiran saya. Tempat itu dan tanggal itu.
Hari itu saya menemuinya dan mengajaknya berjalan-jalan sebentar. Kami menyusuri dermaga pinggir pantai sambil merasakan angin bertiup semaunya.
Hari itu terakhir kalinya kami pergi bersama. Dia melangkah perlahan ke arah yang berlawanan sementara saya melihatnya menjauh dalam diam.

Dekade

2002

Aku diam
Mereka bicara
Kami berpisah

2012

Aku bicara
Mereka diam
Kami berpisah

2018

Haruskah aku menunggu empat tahun lagi untuk sebuah perpisahan?