Posts

Showing posts from July, 2017

Happy Belated Birthday!

Lima menit yang lalu aku melihat sekilas ada amplop kuning terselip di lipatan bajuku saat sedang membuka lemari.

Samar-samar aku berusaha mengingat apa isinya.
Ternyata sebuah surat pendek, bertuliskan tulisan tanganku yang cukup rapi.
Hari ini...
Maaf karena tidak menepati janji untuk membelikan beberapa hal yang kau inginkan. Maaf karena tidak memungkinkan untukmu pergi ke tempat yang juga kau inginkan. Maaf karena seperti biasa kau harus menerima kenyataan bahwa kau memang terlupakan. Maaf karena lagi-lagi kau berbeda.
Tidak apa-apa. Toh, ini bukan lagi hal hal baru. Tidak apa-apa. Bahkan, satu-satunya distraksimu bermasalah. Tidak apa-apa. Masih ada beberapa menit lagi, nikmatilah dalam kesendirianmu. Tidak apa-apa. Meski sulit, berjanjilah bahwa kau tidak akan menganggap hal ini sebagai hal besar. Tidak apa-apa. Kau tidak perlu memaksa untuk dapat bahagia, cukup lakukan yang terbaik sebisamu.
Terima kasih untuk bertahan.
Selamat ulang tahun.
Ini surat yang kutulis setahun yang lalu.
Malam itu aku me…

Kehidupan Netizen

Selamat pagi. Jangan lupa bahagia! Semangaaaat… ^^
Setengah mengantuk kutekan tombol “tweet” di layar hp kemudian melempar telepon genggamku entah ke mana. Jam dinding berwarna kuning dengan motif telur mata sapi yang berada tepat di atas pintu masuk kamar menunjukkan pukul 8.00. Masih terlalu pagi untuk memulai hari, pikirku sambil berusaha meneruskan tidur.
*** Cuaca yang terik membuatku merasa matahari bukan lagi bersinar, melainkan membakar. Apalagi ketika harus berjalan kaki dengan hanya mengenakan kaus dan celana pendek seperti siang ini. Hal ini tentu saja bukan atas dasar kesehatan atau kesenangan menikmati sekitar, melainkan hanya untuk menghemat ongkos enam ribu rupiah yang sama dengan tarif untuk satu jam pemakaian di warnet langgananku.
“Mas, paket biasa ya!” kataku pada operator warnet yang entah siapa namanya tapi berhubung aku cukup sering ke sini sejak beberapa tahun lalu, mungkin tidak ada salahnya merasa kami sudah cukup akrab hingga ia sudah paham dengan apa yang kumaks…