Tak Perlu Sayang Untuk Sekadar Kenal

Orang bilang tidak ada kata terlambat untuk apapun. Apa ini berlaku juga perihal perkenalan?

Saat kita tertarik dengan sesuatu atau seseorang tapi kita tidak tau cara untuk memulai yang namanya perkenalan, apa yang harus dilakukan? Menunggu? Mengikhlaskannya begitu saja? Bagaimana?
Kita bahkan tidak tahu dalam hitungan detik ke depan apa yang akan terjadi dengan kita, dengan hal atau orang tersebut. 

Biar itu jadi bahan pikiran masing-masing atau mungkin kalau ada kesempatan jadi bagian tersendiri di blog ini nantinya.

Anggap aja postingan ini sebuah perkenalan. Alasan tadi di awal saya menyinggung soal filosofi terlambat, karena memang ini sudah postingan kesekian bukan pertama.

Menulis dan membaca bukan hal baru buat saya. Saya sudah (pernah) terbiasa menuangkan isi hati dan khayalan ke dalam tulisan, juga menghabiskan berjam-jam di saat sibuk atau luang untuk membaca.

Beberapa tahun lalu pun sebenarnya sudah cukup sering menulis di blog tapi apa daya keterbatasan waktu dan fasilitas membuat susah untuk konsisten dan lama-lama lupa password. Sampai ketika awal tahun ini saya niat membuat blog baru (iya, blog ini) dalam rangka menulis duet di twitter. Waktu menulis duetnya selesai, saya berpikir sayang sekali kalau dibiarkan begitu saja tapi di sisi lain saya juga tidak yakin akan mau dan mampu terus menulis.

Akhirnya saya mulai iseng membuat semacam cerita-cerita (ke)pendek(an) atau apapun itu jenisnya yang tidak terlalu jelas. Sesungguhnya mau juga menulis pengalaman sehari-hari, pesan moral, opini, dan semacamnya, tapi kayanya saya selalu stuck di what-to-write, how-to-start, and when-to-write. Ya, atau mungkin memang bukan tipe saya juga.

Lihat kan, sekadar perkenalan saja sudah terasa membosankan karena ternyata cukup panjang.

Intinya, apapun yang nanti ada di blog ini tidak sepenuhnya tentang satu hal atau satu orang.

...cause it's just the other side.


P.S.: Kalau memang perkenalan itu tujuannya mendekatkan kenapa sering kita dengar ada yang bilang mau kenal lebih jauh?

Comments

  1. Biasanya pengen kenal lebih jauh karena pengen lebih dekat (?)

    ReplyDelete
  2. Aaaaaaaaakkk.. dikomen kakak senior blogger! Makasih.. \o/

    Semoga satu dua kata di kotak komen bisa saling mendekatkan yang jauh yaa.. #ea

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

A (Not So) Secret Admirer, Just A Serious Observer

Hati-hati, Hati!

Menikah Karena Muda(h)